By | March 8, 2020

Selain itu, Indonesia memiliki sumber daya alam untuk bahan baku yang cukup beragam. Misalnya seperti rotan, bambu, kayu ringan, eceng gondok, bambu dan lain-lain. Jelas Budidana, kemungkinan tidak adanya ekspor kopi ini seiring dengan pandemi corona (covid-19) yang menghantui sejumlah Negara, sehingga itu membuat permintaan impor kopi dari sejumlah buyer ini nihil saat ini.

09.01 Kopi, digongseng atau dihilangkan kafeinnya maupun tidak; sekam dan kulit kopi; pengganti kopi mengandung kopi dengan perbandingan berapapun.

Meskipun begitu besarnya pasar kopi di Eropa dan Jerman, sebenarnya tingkat pertumbuhannya sudah tidak pesat. Namun, ini hanya terjadi pada produk kopi mainstream, yaitu produk kopi yang dijual di grocery store dan kafe dengan brand ternama. Pertumbuhan pasar yang signifikan terjadi untuk produk kopi specialty dan sustainable. 1.Kopi Rarobang Kopi rarobang merupakan jenis Kopi di Indonesia yang berasal dari Maluku. Kopi Rarobang ini sama seperti kopi pada umum nya hanya saja di dalam kopi ini terdapat potongan potongan biji kenari dan juga memiliki aroma dan rasa khas jahe.

Selain itu para eksportir tidak perlu melakukan legalisasi dokomen ekspor dari Kedubes Mesir di Jakarta, dengan menandatangani perjanjian yang menjamin produk tersebut berasal dari Indonesia. Organisasi kopi dunia mempredikisi pada 2020 akan terjadi devisit kopi 10 juta karung. “Indonesia memiliki kemampuan untuk memasok kebutuhan kopi, namun dibutuhkan kerja sama yang baik antara petani, pemerintah dan juga eksportir, dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas,” tandas dia.

Membuat ekspor kopi

Padahal produk ini tidak hanya untuk pencegahan dan pengobatan infeksi karena covid 19 saja. Pembukaan Indonesian Coffee Shop oleh ITPC Mexico City ini dilakukan dengan berkolaborasi dengan Karlogistik SA de CV sebagai importir sekaligus operator dari kedai kopi. Karlogistik telah mendatangkan kopi jenis robusta nice roasted sebanyak 250 kg. Tujuannya untuk memenuhi selera peminum kopi di Meksiko yang menyukai kopi dengan karakteristik kekentalan yang halus dan tingkat keasaman yang rendah . “Ini karena kopi Indonesia memiliki rasa eksotik dan mengambil posisi di degree premium. Para pengunjung Indonesian Coffee Shop pun mengakui kenikmatannya,” pungkas Husodo.

“Rasa kopi Indonesia jenis ini cukup diterima oleh pengunjung Indonesian Coffee Shop di Meksiko. Jenis kopi ini disajikan ke kopi americano, cappucino, latte, maupun dalam bentuk biji kopi. Beberapa bulan ke depan, eksportir kopi Indonesia akan menambah rasa kopi yaitu robusta fine rasa kayu manis. Kopi ini sangat serupa dengan minuman kopi ala Meksiko ‘Cafe de Olla’,” tutur Husodo. Di sisi lain, untuk produk furnitur, peluang baik juga terlihat semakin berkembangnya tren digitalisasi, yang membuat produk-produk furnitur dari tanah air makin dikenal di pasar internasional.

Mengingat yang berwenang menerbitkan SPEK adalah dinas perdagangan berwenang di daerah penghasil. Untuk mendapatkan SPEK, eksportir yang telah diakui sebagai EKS atau ETK dapat mengajukan permohonan tertulis kepada Dinas Perdagangan setempat dengan melampirkan fotokopi pengakuan sebagai EKS atau ETK. SPEK yang sudah diterbitkan dapat digunakan untuk pengapalan dari pelabuhan ekspor di seluruh Indonesia. Ekspor kopi hanya dapat dilakukan oleh perusahaan yang telah diakui sebagai Eksportir Terdaftar Kopi atau Eksportir Kopi Sementara . Ekspor kopi juga wajib dilengkapi dengan Surat Persetujuan Ekspor Kopi untuk tiap cargo. Selain itu kopi yang diekspor juga wajib sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan oleh Menteri Perdagangan dan harus disertai dengan Surat Keterangan Asal Form ICO.

Dikatakan bahwa hal itu sesuai dengan imbauan Gubernur DIY yang mengatakan supaya lereng merapi seluruhnya ditanami kopi untuk memenuhi permintaan pasar. Menurutnya Kopi Merapi yang ditanam di tanah vulkanik menyebabkan Kopi Merapi mempunyai cita rasa yang khas. Hal inilah yang membuat rasa Kopi Merapi unik dan beda dengan kopi lainnya.

Indonesia memiliki banyak potensi dalam mengusung strategi ini dikarenakan keunikan dan kekhasan yang dimiliki oleh kopi masing-masing daerah. Eksportir harus memiliki SURAT IJIN EKSPORTIR KOPI SEMENTARA. Jika sudah melakukan ekspor kopi minimal 200 ton dalam setahun, maka surat ijin akan berubah menjadi EKSPORTIR KOPI TETAP. Surat ijin ini berlaku selama 5 tahun. Jika dalam satu tahun tidak ada kegiatan ekspor kopi, maka surat ijin tersebut akan dibekukan. Selain Kopi IG, jenis kopi istimewa yang menjadi kekhasan produk kopi Indonesia adalah Kopi Luwak. Kopi jenis ini memiliki cita rasa dan aroma kopi unik, karena hewan luwak memiliki kebiasaan mencari buah-buahan terbaik dan matang optimum dengan bantuan indera penciuman yang peka.